Gelisah

Kuberdiri ditepian pegunungan puncak pas
Gerimis menambah suasana malam yang kelam
Dingin serasa menelusuri setiap nadiku,
Membekukan hatiku yang lagi sunyi,

Kutatap lampu lampu yang indah dari kejauhan
Serasa berkedip kedip seakan mengajaku tuk main mata,
Kulihat jarum jam di tanganku malam semakin larut,
Tapi mata ini ngk ngantuk, gelisah rasa hatiku

Kadang aku tak mengerti
Mengapa semua ini hrs terjadi,
Ketika rasa ini ada,
Ketika aku ingin kau jd bagian hidupku,
Kutakberdaya,

Aku tak ingin terus terlena dengan perasaanku,
Ku harus bisa bangkit dari keterpurukanku,
Kemana ku harus melangkah,
Aku benar-benar kehilangan dirimu
Dan aku tak tau harus berbuat apa

Kuhanya bisa berdoa dan berharap
Masih ada jalan yang terbaik untuku
Selamat week end semua sobat ku
Bahagian dan sukses untukmu

Hotel Bahtera Puncak Bogor, 5 Maret 2011, PKL 0;05

Iklan

Menunggu

Perjalanan pagi yang sejuk diiringi hujan, kini kududuk di LT 3 sebuah kawasan bisnis menunggu rekan kerjaku, kutakan pernah menyerah, sambil membuka lembaran SPK kusapa bebera teman FBku, sekilas bayanganmu datang menghampiriku, mengalirkan rasa gelora dan pesona warnamu, seakan kuterbang kealam hayalku, sungguh indahnya nikmatmu ya rabb

Disudut ruang yang sepi

Kucoba pejamkan mata ini namun ku tak ngantuk, kuterdiam disudut ruang kerjaku, tuk menyibukan diri dengan berbagai pekerjaan ku yang positif, kupersiapkan power point tuk presentasi, kugerakan jari jemariku menyentuh keyboard, sambil kudendangkan lagu penghibur diri pengobat rasa, , namun rasa ini belum bisa melupakan kasih dan sayangmu, kuharapkan ada sinar bulan dan bintang yang menerangi malamku, tuk mengobati gelora di jiwa, namun apa daya aku manusia yang masih tak sempurna, inilah aku apa adanya yang tak bisa melupakan kenangan indah duhai kekasihku, duhai pujaanku, aku rindu kepadamu, sekian lamanya, kumemendam rasa, tak tertahan lagi, rasa gundah di dalam dada, kemanakah harus kucari,….

Pelangi

Kuterdiam disudut keheningan malam yang suci,
Menunggu datangnya sang pelangi,
Sambil sesekali kutatap langit yang tak berbintang,
Angin laut pantai mendinginkan nadiku,
Kutarik nafas dalam2 dan ku ucapkan rasa syukur
atas segala nikmatMu yang Engkau berikan,
Kini kumerasakan betapa ku menyayangi Mu
lebih dari Apapun

Untaian Hati

Hari ini piket harian pendalaman materi, setelah belberbunyi kulihat jadwal guru-guru yang belum hadir 3 orang, ada yang kena musibah, ada juga yang terlambat karena macet, dan ada juga yang sakit. Setelah berbagi kelas dengan teman piket, aku masuk kelantai 3 menuju kelas Nautika, sejenak kutatap isi kelas beserta siswanya, kelihatan masih butuh siraman kehausan pengetahuan, Memandang Mu begitu indah, kucoba meluangkan waktu sejenak tuk berbagi rasa, menyatukan hati yang bervariasi, karena apapun pasti bisa kalau sdh tidak ada jarak lagi, sasaran dan stategi harus jd padu, Ku hanya ingin kau bahagia dan sukses selalu

Pagi yang indah

Pagi yang indah sekali, susana yang masih hening kuterbangun mendengar suara alrm hpku, terus kuberjalan menuju kamar mandi, kuambil air wudhu tuk menunaikan ibadah sholat subuh, kubersujud dan berdoan padaMu ya robb, terimakasih dan syukur yang kupanjatkan atas karunia dan rahmatMu. Perlahan kubuka jendala kamarku, melihat sang matahari belum keluar juga, udara masi terasa sejuk, Alhamdulillah kumasih dapat menghirup udara segar. Ku berjalan menelusuri halaman rumah sambil menggerakan tangan, terasa badan mulai anget keringat bercucuran,Indahnya pagi hadirkan rasa, hujan gerimis membawa ketepian hati, tuk mengetarkan jiwaku terbayang pesona, tak mungkin kubisa memelukmu, kupasrahkan pada illahi, bawalah separuh nafasku, kuingin menjadi yang terbaik bagimu

Harapanku

Beberapa berkas dan agenda kerjaku telah kusiapkan satu persatu, rasanya sudah tidak ada yang akan tertinggal, tak tahu ku harus bagaimana lagi, sambil rebahan kucoba menembus alam hayalku tuk melepaskan semua yang mewarnai pikiranku, ku pejamkan mata di sudut pembaringan kamarku, kudengarkan lagu kenangan pengantar tidur, ku ingin berjalan menuju pulau harapan, bawalah aku pergi dalam mimpimu, rindukan saat kita ucapkan sumpah janji, sepanjang musim telah berlalu, padamu tuhan aku berdoa, kuatkanlah hatiku ini semoga kami abadi